Islamic Widget

Tuesday, March 22, 2011

PeNganTin seDarhaNa

Ketika Nabi Muhammad shalallahu `alaihi wa sallam menikah kan Fatimah radiallahu `anha dengan Ali bin Abi Thalib radiallahu `anhu, beliau mengundang Abu Bakar, Umar dan Usamah untuk membawakan "persiapan" Fatimah Radiallahu ‘Anha.
Mereka bertanya-tanya, apa gerangan yang dipersiapkan Rasulullah shalallahu `alaihi wa sallam untuk putri terkasih dan keponakan tersayangnya itu? Ternyata bekalnya cuma penggilingan gandum, kulit binatang yang disamak, kendi, dan sebuah piring.
Mengetahui hal itu, Abu Bakar menangis. "Ya Rasulullah. Inikah persiapan untuk Fatimah?" tanya Abu Bakar terguguk. Nabi Muhammad shalallahu `alaihi wa sallam pun menenangkannya, "Wahai Abu Bakar. Ini sudah cukup bagi orang yang berada di dunia."
Fatimah radiallahu `anha, sang pengantin itu, kemudian keluar rumah dengan memakai pakaian yang cukup bagus, tapi ada 12 tambalannya. Tak ada perhiasan, apalagi pernik-pernik mahal.
Setelah menikah, Fatimah senantiasa menggiling gandum dengan tangannya, membaca Alquran dengan lidahnya, menafsirkan kitab suci dengan hatinya,dan menangis dengan matanya.Itulah sebagian kemuliaaan dari Fatimah.
Ada ribuan atau jutaan Fatimahyang telah menunjukkan kemuliaan akhlaknya. Dari mereka kelak lahir ulama-ulama ulung yang menjadi guru dan rujukan seluruh imam, termasuk Imam Maliki,Hanafi, Syafi’i, dan Hambali.
Bagaimana gadis sekarang? Mereka, memang tak lagi menggiling gandum,tapi menekan tuts-tuts komputer. Tapi bagaimana lidah, hati, dan matanya?Bulan lalu, ada seorang gadis di Bekasi, yang nyaris mati karena bunuh diri.
Rupanya ia minta dinikahkan dengan pujaan hatinya dengan pesta meriah.Karena ayahnya tak mau, dia pun nekat bunuh diri dengan minum Baygon.Untung jiwanya terselamatkan. Seandainya saja tak terselamatkan, naudzubillah min dzalik! Allah mengharamkan surga untuk orang yang mati bunuh diri.
Si gadis tadi rupanya menjadikan kemewahan pernikahannya sebagai sebuahprinsip hidup yang tak bisa dilanggar. Sayang, gadis malang itu mungkinbelum menghayati cara Rasulullah menikahkan putrinya.
Pesta pernikahanputri Rasulullah itu menggambarkan kepada kita, betapa kesederhanaan telahmenjadi "darah daging" kehidupan Nabi yang mulia. Bahkan ketika "pestapernikahan" putrinya, yang selayaknya diadakan dengan meriah, Muhammad tetap menunjukkan kesederhanaan.
Bagi Rasulullah, membuat pesta besar untuk pernikahan putrinya bukanlahhal sulit. Tapi, sebagai manusia agung yang suci, "kemegahan" pestapernikahan putrinya, bukan ditunjukkan oleh hal-hal yang bersifat duniawi.
Rasul justru menunjukkan "kemegahan" kesederhanaan dan "kemegahan" sifat qanaah,yang merupakan kekayaan hakiki. Rasululllah bersabda, "Kekayaan yang sejati adalah kekayaan iman, yang tecermin dalam sifat qanaah".
Iman, kesederhanaan, dan qanaah adalah suatu yang tak bisa dipisahkan.Seorang beriman, tercermin dari kesederhanaan hidupnya dan kesederhanaan itu tercermin dari sifatnya yang qanaah. Qanaah adalah sebuah sikap yangmenerima ketentuan Allah dengan sabar; dan menarik diri dari kecintaanpada dunia. Rasulullah bersabda, "Qanaah adalah harta yang tak akan hilangdan tabungan yang tak akan lenyap."
Wallahu ‘alam bish-shawab

Monday, March 21, 2011

Bila Sifat Malu Tidak Berfungsi

Biasa kita mendengar, lelaki diistilahkan sebagai kumbang dan wanita pula sebagai bunga. Kalau kumbang suka kepada bunga, lelaki tentulah suka kepada wanita. Sejak remaja lagi keinginan lelaki kepada wanita sudah berputik. Lalu wanita menjadi sasaran usikan lelaki, baik di sekolah,

di jalan-jalan raya, di pasar raya, di perhentian bas dan bahkan boleh dikatakan di mana-mana ruang dan peluang. Selagi usikan itu tidak diberi perhatian oleh wanita itu mereka akan terus mencuba dan terus mencuba.

Apakah keistimewaan wanita sehingga begitu kuat menarik perhatian lelaki? Sememangnya wanita lain daripada lelaki, terdapat banyak kelainannya.

Dalam sebuah hadis, Nabi S.A.W bersabda yang bermaksud: "Terdapat 99 bahagian tarikan pada wanita berbanding lelaki, lalu Allah kurniakan ke atas mereka sifat malu." (Hadis riwayat Baihaqi)

Wanita, apapun yang dilakukannya akan mendapat perhatian lelaki, kalau dia berbuat baik, dikagumi, apabila berbuat jahat diminati, apabila dia memakai pakaian menutup aurat dilihat menawan, apabila berpakaian tidak menutup aurat (seksi) dilihat menggoda, dan macam-macam lagi yang menarik perhatian.

Oleh sebab itu Allah S.W.T. mengurniakan kepada wanita sifat malu. Dengan sifat malu itu mereka akan berfikir panjang sebelum melakukan sebarang tindakan. Kalau hendak buat jahat dia akan memikirkan kalau-kalau orang nampak, hendak dedahkan aurat dia takut orang mengganggunya, hendak berjalan seorang dia takut ada orang mengusiknya.

Begitulah peranan malu yang boleh membantu dalam tindak-tanduk seorang wanita. Tapi apa halnya kalau tidak tahu malu? Tentulah mereka tidak akan memikirkan semua itu. Pedulikan apa orang kata, pedulikan kalau orang tengok, tak kisah kalau orang mengganggu dan mengusik, bahkan mereka rasa senang, seronok dan bahagia bila dalam keadaan begitu.

Dalam sebuah hadis riwayat Bukhari, Nabi S.A.W. bersabda yang bermaksud: "Jika kamu tidak malu, buatlah sesuka hatimu."

Hadis ini merupakan sindiran dalam tegahan. Sifat malu itu adalah pokok akhlak yang mulia dan budi pekerti yang terpuji. Tidak payah diletakkan sifat malu ini di atas neraca akal pun sudah mengakui sebagai suatu sifat yang perlu ada pada diri manusia.

Barangkali wanita hari ini kebanyakkannya tidak malu atau kurang malu sebab itu mereka sanggup melakukan apa saja dosa dan maksiat.

Atau barangkali jika sifat malu yang dikurniakan Allah itu sudah tidak berfungsi sepenuhnya. Kalau demikian, bererti tiada iman di dada mereka.

Jelasnya, mereka tidak takut kepada Allah, tidak gerun kepada neraka Allah dan tidak cinta kepada syurga Allah. Mereka langsung tidak takut dengan hukuman yang bakal Allah timpakan ke atas mereka. Ini tandanya mereka tiada iman.

Apabila tidak beriman, maka sifat malu yang sedia ada itu secara automatik akan hilang. Inilah realiti yang tidak boleh dinafikan, buktinya boleh dilihat di mana-mana. Melalui media cetak seperti majalah Hai, Mangga, URTV dan sebagainya, media elektronik seperti rancangan-rancangan hiburan dan bahkan di hadapan mata kita sendiri berbagai ragam dan kemungkaran berlaku, tidak berkecuali dilakukan oleh wanita.

Sayang, wanita yang sepatutnya lebih istimewa daripada lelaki menjadi serendah-rendahnya hanya disebabkan sifat malunya tidak berfungsi sepenuhnya.

Tapi percayalah, kalau semua wanita boleh mengekalkan sifat malunya tentulah mereka akan berpakaian sopan, berakhlak mulia dan ketika itu mereka akan disegani oleh semua pihak. Dengan ini akan terhindarlah gejala buruk yang menimpa kaum wanita.

Thursday, March 17, 2011

BERHIASLAH DENGAN KEINDAHAN ILMU & BUKAN BERHIAS DENGAN BANYAK CANDA

Syaikh Al-'Utsaimin rahimahullah mengatakan:
"Hiasilah diri dengan keindahan ilmu, berupa bagusnya budi pekerti, akhlak yang baik dengan selalu bersikap tenang, berwibawa, khusyu', tawadhu', dan senantiasa bersikap istiqamah secara lahir maupun batin, serta tidak melakukan segala sesuatu yang merusaknya." (Syarh Hilyah Thaalibil 'Ilmi)

Hendaklah seorang pelajar menghindari sesuatu yang sia-sia, baik perbuatan maupun ucapan yang tidak ada manfaatnya. Seorang pelajar juga hendaknya menghindari SIKAP YANG RENDAH dalam majelis ilmu, seperti tertawa terbahak-bahak dan SUKA SENDA GURAU, terutama kalau dia berada di tengah-tengah khalayak umum.

Adapun kalau hanya berada di tengah-tengah teman-temannya saja, maka masalahnya lebih ringan. Namun, jika berada di khalayak umum, hindarilah berbuat sesuatu yang bisa menghinakan dirimu sendiri. Karena itu bisa menghilangkan kewibawaanmu di hadapan orang lain; mereka (bisa) tidak lagi segan kepadamu dan juga (bisa) tidak lagi menghormati ilmu yang engkau ajarkan.



Ada sebuah pepatah:

"Barangsiapa yang banyak melakukan SESUATU, maka dia akan DIKENAL DENGANNYA."

[Riwayat ath-Thabrani dalam al-Awsath (2259), al-Qudha'iy dalam Musnad asy-Syihaab (374), al-Baihaqi dalam Syu'abul Iimaan (4994, 5019), al-Uqaily dalam adh-Dhu'afaa' (III/316), dan Ibnul Qaisarani dalam Tadzkiratul Huffaazh (IV/1416) dari Umar bin al-Khaththab radhiyallahu 'anhu secara mauquf]

Jauhilah segala PERUSAK ILMU INI baik dalam majelis MAUPUN DALAM SETIAP PEMBICARAANMU. Namun, sebagian orang YANG DUNGU menyangka bahwa bersikap longgar dalam hal seperti ini adalah sebuah sikap toleransi.

Imam al-Ahnaf bin Qais berkata:

"Jauhkanlah majelis kita dari menyebut-nyebut wanita dan makanan. Saya benci seorang laki-laki yang suka membicarakan kemaluan dan perutnya."

[Lihat Siyar A'laamin Nubalaa' (IV/94) dan Faidhul Qadiir (I/538)]
Karena ini bisa mengalihkan perhatian dari menuntut ilmu. Misalnya seseorang berkata: "Tadi malam saya makan sampai kekenyangan." Atau ucapan sejenis YANG TIDAK ADA GUNANYA sama sekali. Juga berbicara seputar urusan wanita, terlebih lagi kalau ada yang membicarakan hubungan suami istri yang dilakukannya. Maka orang seperti ini adalah SEJELEK-JELEK MANUSIA pada hari Kiamat dalam pandangan Allah Ta'ala.
(Dikutip dari kitab Syarh Hilyah Thaalibil 'Ilmi, Syaikh Al-'Utsaimin rahimahullah, Edisi Indonesia: Syarah Adab & Manfaat Menuntut Ilmu, penerbit Pustaka Imam Asy-Syafi'i, Jakarta)




BERHIASLAH DENGAN MURU'AH (KEHORMATAN)

Wednesday, March 16, 2011

toMatO........

Antara kelebihan dan kebaikan tomato ialah....

1. Baik Untuk Kencing Manis

Kandungan Karbohidrat dalam tomato sangat rendah maka ia baik untuk pesakit diabetes. Tomato dikatakan sangat berkesan dalam mengawal peratusan gula di dalam air kencing pesakit diabetes.

2. Baik Untuk Mata

Kiranya selama ini kita dengar lobak merah dan berry baik untuk mata, tomato juga baik untuk mata sebenarnya. Kerana kaya dengan vitamin A, tomato amat bermanfaat untuk kesihatan mata khasya rabun malam dan rabun jauh serta penyakit-penyakit mata lain akibat kekurangan vitamin. Daun tomato pula berguna untuk merawat saraf optik dan lemah mata. Ambil segenggam daun tomato yang baru dipetik. Bilas dan rendam selama 15 minit dalam air panas (tidak terlalu panas) di dalam bekas tertutup. Sejatkan. Air ini merupakan tonik untuk mata dan saraf optik. Hendaklah dimakan sesudu teh sebelum mengambil sajian utama 3 kali sehari.

3. Baik Untuk Obesiti

Tomato sangat berguna dalam rawatan obesiti. Makanlah satu atau dua biji tomato ranum pada awal pagi tanpa sarapan selama 2 bulan. Ini dianggap kaedah selamat untuk pengurangan berat badan. Pada waktu yang sama, ia membekalkan elemen-elemen makanan penting untuk mengekalkan kesihatan.

4. Baik Untuk Gangguan Usus dan Hati

Minum segelas penuh jus tomato segar. Campur dengan secubit garam dan lada sulah. Diminum pada awal pagi. Ia petua berkesan untuk mengurangkan mabuk wanita mengandung, merawat masalah berkaitan hempedu dan hati serta jaundis. Juga berkesan merawat masalah penghadaman, angin dalam usus dan sembelit.

5. Baik Untuk Gangguan Pernafasan

Sebelum tidur, telan tiga ulas bawang putih. Kemudian minum segelas penuh jus tomato segar dicamputkan madu dan secubit serbuk pelaga. Ini merupakan petua berkesan merawat TB dan jangkitan paru-paru. Ia meningkatkan pertahanan tubuh dan menghalang penolakan serta percampuran ubat-ubatan yang sering berlaku pada pesakit TB. Bagi pesakit lelah, rawatan ini melegakan rasa sesak di dalam bronkiol dan pengeluaran mukus (lendir) melampau serta kejang.

6. Baik Untuk Ibu yang Menyusu

Ibu yang menyusukan bayi digalakkan makan tomato. Memakan produk berasaskan tomato (atau tomato yang dimasak) boleh meningkatkan kandungan likopena di dalam susu ibu. Ini tentunya baik untuk kesihatan bayi.

~ AMALAN SEMASA IBU MENGANDUNG ~

amalan2, zikir2 serta surah2 yang bagus untuk diamalkan semasa mengandung, antaranya:
  • Surah Yusuf - untuk anak yang cantik rupa dan akhlak
  • Surah Luqman – untuk anak yang cerdik
  • Surah Yaasin – untuk anak yang teguh hati dan tidak terpengaruh dengan maksiat
  • Surah Maryam – untuk memudahkan bersalin
  • Surah al-Hujurat – untuk membanyakkan susu ibu
Doa semasa hamil – Ya Allah, peliharalah anakku ini selama ia berada di dalam perutku, dan sihatkanlah dia, Engkau yang menyembuhkan, tidak ada penyembuhan selain penyembuhanMu, Penyembuhan yang tidak meninggalkan penyakit. Ya Allah, rupakanlah atau bentukkanlah dia yang ada diperutku dengan rupa yang baik dan tetapkanlah di dalam hatinya iman kepada Engkau dan kepada RasulMu. Ya Allah, keluarkanlah dia dari perutku dengan mudah dan selamat. Ya Allah jadikanlah dia sihat yang sempurna berakal dan pandai, alim dan beramal. Ya Allah, panjangkanlah umurnya, sihatkanlah badannya, baikkanlah akhlaknya, fasihkanlah lisannya, baguskanlah suaranya untuk membaca Al-Quran dan hadis dengan berkat Nabi Muhammad S.A.W, dan segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam.


Semasa mengandung juga digalakkan menjaga lidah, menjaga sikap, menjaga perangai, menjaga hati dan sebagainya, agar anak yang dikandung beroleh segala kebaikan dan keberkatan.
Malah, termasuk juga si bapa, digalakkan memperbanyakkan amalan sunat, mengaji, bersedekah, bersabar, tenang dan gembira agar proses mengandung dan bersalin berlangsung dengan selamat dan anak yang bakal lahir akan terjaga emosinya dan mendapat rangsangan awal.


Orang2 tua juga ada petua tersendiri untuk ibu mengandung seperti tak boleh makan benda2 sejuk dan berangin, tak boleh memburu binatang, tak boleh siang ikan, tak boleh potong binatang, bawa paku dan sebagainya. Tapi biasanya benda ni orang dah tak pakai sebab tak relevan lagi di zaman moden serba canggih ni. Iyolah, kalau dah mak yang masak hari2, tak boleh potong binatang, pe jadahnya nak makan sayur setiap hari? Ingat herbivor ke. Tapi bagus jugak kan alasan ni dipakai untuk upah tukang masak (makan luar ler..).
Walau bagaimanapun, agak sayang kadang2, sebab amalan itu cuma dibuat semasa mengandung saja. Kalau tak mengandung, usahkan nak mengaji, al-Quran pun dah lupa letak di mana. Usahkan nak baca surah Yusuf (yang masa mengandung sehari dalam 10kali baca sebab nak anak hensem), surah al-Ikhlas pun baca masa solat je. Pastu mulut pun ikut lepas sedap dia je, masa mengandung bukan main lagi jaga, takut2 terkena pada anak.


Mungkin sebab itulah Allah berikan nikmat syahid kepada ibu yang meninggal semasa melahirkan anak. Bukan saja pengorbanan sakit melahirkan, tapi juga banyaknya amalan semasa mengandung. Agak2 kalau time lain, memang tak layak langsung nak dapat syahid, tapi masa mengandung memang solehah habis.
Alangkah menariknya jika amalan2 tersebut dapat dilakukan secara berterusan, bukanlah sebab kita sebagai ibu, tapi kerana kita juga sebagai hamba. Allah menyukai amalan yang istiqamah – amalan yang sedikit tapi berterusan. Lagipun, dengan meniatkan amalan2 semasa mengandung untuk dapatkan anak yang begini-begini, dapatlah anak yang begini-begini, tapi apakah kita pernah terfikir akan pahala yang kita dapat kerana niat yang bukan Lillahi Taala?


Tapi bagus juga la, sekurang2nya ada juga masa dalam hidup ni yang mana kita fokus terhadap ibadat dan menjaga akhlak kan. Kalau masa lain tu tak tentu lagi.
Sebetulnya, saya tiada amalan/surah/doa tertentu semasa mengandung. Saya meneruskan pembacaan al-Quran seperti biasa kerana saya percaya al-Quran adalah Syifaa’, dan juga membaca surah2 di atas tadi tu sebagai tambahan.


Semoga Allah memberi petunjuk kepada kita ibu2 ni untuk melakukan suatu amal yang istiqamah dan sentiasa dapat dicontohi oleh anak2 kita, dan yang penting membanteras amalan2 yang tak ada kena mengena dengan hakikat kehidupan sebenar (amalan2 khurafat, etc.) dan roket sains.

~ AMALAN SUNAT 10 MUHARRAM ~

 
AMALAN SUNAT PADA 10 MUHARRAM
 
Empat belas perkara sunat dilakukan pada hari Asyura (10 Muharram):

1. Melapangkan masa/belanja anak isteri. Fadilatnya- Allah akan melapangkan hidupnya pd tahun ini.


2. Memuliakan fakir miskin. Fadilatnya - Allah akan melapangkannya dalam kubur nanti.


3. Menahan marah. Fadilatnya - Di akhirat nanti Allah akan memasukkannya ke dalam golongan yang redha.


4. Menunjukkan orang sesat. Fadilatnya - Allah akan memenuhkan cahaya iman dalam hatinya.


5. Menyapu/mengusap kepala anak yatim. Fadilatnya - Allah akan mengurniakan sepohon pokok di syurga bg tiap2 rambut yg disapunya.


6. Bersedekah. Fadilatnya - Allah akan menjauhkannya daripada neraka sekadar jauh seekor gagak terbang tak berhenti-henti dari kecil sehingga ia mati. Diberi pahala seperti bersedekah kepada semua fakir miskin di dunia ini.


7. Memelihara kehormatan diri. Fadilatnya - Allah akan mengurniakan hidupnya sentiasa diterangi cahaya keimanan.


8. Mandi Sunat. Fadilatnya - Tidak sakit (sakit berat) pd tahun itu. Lafaz niat: "Shj aku mandi sunat hari Asyura krn Allah Taala."


9. Bercelak. Fadilatnya - Tidak akan sakit mata pada tahun itu.


10. Membaca Qulhuwallah hingga akhir 1,000X. Fadilatnya - Allah akan memandanginya dengan pandangan rahmah di akhirat nanti.


11. Sembahyang sunat empat rakaat. Fadilatnya - Allah akan mengampunkan dosanya walau telah berlarutan selama 50 tahun melakukannya. Lafaz niat: "Sahaja aku sembahyang sunat hari Asyura empat rakaat kerana Allah Taala." Pada rakaat pertama dan kedua selepas Fatihah dibaca Qulhuwallah 11X.


12. Membaca "has biallahhu wa nik mal wa keel, nikmal maula wa nikmannaseer". Fadilatnya - Tidak mati pada tahun ini.


13. Menjamu orang berbuka puasa. Fadhilat - Diberi pahala seperti memberi sekalian orang Islam berbuka puasa.


14. Puasa. Niat - "Sahaja aku berpuasa esok hari sunat hari Asyura kerana Allah Taala." Fadilat - Diberi pahala seribu kali Haji, seribu kali umrah dan seribu kali syahid dan diharamkannya daripada neraka.